Posted by : PolisiPamongPrajaTebet
Tuesday, March 5, 2013
Tebet. Banjir kiriman kembali menggenangi wilayah Bukitduri dan Kebonbaru,
Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (5/3) pagi. Sekitar 300 rumah
warga di Kelurahan Bukitduri dan 110 rumah warga di Kelurahan Kebonbaru
terendam banjir.
![]() |
| Rw. 09 dan Rw. 010 Kel. Bukit Duri |
Herawati
(28), warga RT 15/10 mengaku terpaksa mengungsi ke kantor kelurahan
karena ada menggenangi rumahnya setinggi data orang dewasa. "Di rumah
air masih sedada, jadi pilih mengungsi ke sini saja. Karena juga anak
masih kecil," tutur Herawati yang mengungsi bersama Alisha (3) anaknya.
Lurah
Bukit Duri Isa Sanuri, mengatakan, lebih dari 300 rumah warga terendam
banjir. Saat ini ada sebanyak 40 KK yang mengungsi di kantor kelurahan.
Para pengungsi kebanyakan perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia.
"Rata-rata perempuan, anak-anak, dan lansia. Kalau warga lain banyak
yang tidak mengungsi karena menganggap masih biasa," ujarnya, Selasa
(5/3).
Selain wilayah Bukitduri, banjir juga merendam wilayah
Kebonbaru. Sebanyak 3 RT di RW 10 terendam air sejak dini hari.
Ketinggian air hingga pukul 08.00 WIB masih antara 30-120 sentimeter.
![]() |
| Jl. J RT.010 RW.010 Kel. Kebon Baru |
"Sudah
diberitahu sejak sore kemarin kalau Katulampa sempat siaga 1. Ya kita
sudah siap sejak malam hari. Air masuk sekitar 01.30," kata Anshori (32)
salah satu warga di RT 09/10, Selasa (5/3).
Saat ini, kata
Anshori, ketinggian air di rumahnya masih sekitar 1 meter. Namun begitu
ia dan keluarga belum mengungsi. "Ya baru 1 meter, paling nanti siang
juga surut. Kita tunggu sini saja," ujar Anshori.
Lurah
Kebonbaru, Bambang Suhada, mengatakan, banjir kiriman menggenangi
sekitar 110 rumah di Jl J, Gang Perintis, RT 08, 09, dan 10 yang
semuanya berada di RW 10. "Memang di sana yang paling rendah, ada 120
KK. Kita belum buka pos pengungsian karena memang mereka belum mau, ini
masih dianggap biasa," kata Bambang Suhada.(beritajakarta.com)


